Sunday, 29 March 2015

Aku bukan seorang hijaber blogger


kadang aku ga mengerti dengan diriku sendiri buat apa aku ngeblog dan nulis di blog, secara aku ga terlalu lihai merangkai kata kata yang menyenangkan untuk dibaca. sampai tiba hari ini aku sangat bingung.

seseorang mengirimku email untuk bertanya, dan kemudian mengkategorikan ku sebagai seorang hijab blogger. itu  hal baik. tapi, bagiku itu terlalu berlebihan. karena sebenernya aku belum sepenuhnya memakai hijab. kadang aku masih santai aja keluar rumah dengan celana pendek, kaos oblong, dan rambut terurai panjang.

aku merasa sangat terbebani dengan kategori hijab blogger. karena bagiku hijab termasuk sesuatu yang sakral tapi aku belum mampu memenuhi kesakralan itu dengan baik. menyedihkan sekali.

aku tinggal didaerah yang cukup religius, dan keluargaku termasuk yang cukup religius juga, dan rata rata semua masyarakatnya disini memakai hijab. jujur aja aku sudah pakai hijab sejak kelas 4 sekolah dasar. karena waktu itu aku disekolahkan di madrasah yang mewajibkan semua siswi nya memakai hijab. kemudian tahun demi tahun muncul peraturan baru daerah yang mewajibkan semua pelajar disumatra barat memakai hijab ga peduli apapun keyakinannya. 

jadi aku sudah terbiasa memakai hijab sejak kecil. tapi masalahnya hijab yang aku pakai bukan atas keinginan ku sendiri tapi tuntutan dan keinginan orang lain. mungkin kalimat ini tidak akan disukai beberapa orang. tapi ini kenyataannya yang terjadi denganku.

dan aku pun merasa baik baik saja, ini tidak melukai ku secara fisik, tapi ini cukup melukai hatiku secara emosional. karena disatu sisi aku merasa punya tanggung jawab memakai hijab untuk masyarakat, dan sisi lain aku belum mampu untuk melakukkannya dan tidak mau melakukannya. karena ini bukan untuk diriku sendiri tapi orang lain, aku merasa susah jika begini dan ini sama sekali tidak menyenangkan. 

apa kalian tau apa yang terjadi ketika hijabnya dilepas, orang orang disekitar akan menjadikan mu bahan pembicaraan dan menganggap dirimu tidak punya akhlak yang baik sebagai seorang perempuan. aku tidak suka masyarakat fanatik seperti ini. kemudian bla bla blaaa

aku pakai hijabku, kadang hijabnya pendek, panjang, kadang juga pas pas an, lalu kadang aku santai aja dengan rambut ku yang langsung diterpa panas.  ini rumit, ini sangat sangat rumit dan aku tidak mengerti dengan apa yang harus kulakukan. judge dan hukum masyarakat pun sangat menakutkan. tapi mama ku bilang kalau belum mampu melaksanakannya dengan baik coba aja perlahan lahan. hanya kata kata ini yang bisa menenangkanku. 

dan maaf aku bukan seorang hijaber blogger

aku hanya blogger iseng yang sedang mencari jati diri untuk lebih baik. ada banyak sekali kegalauan diotakku dan semuanya terjalin kayak butelan benang wol yang kusut. entah sampai kapan kekusutannya akan diselesaikan. aaaahhh rasanya pikiranku mulai kacau dengan hal ini. mungkin dibalik semua ini ada sesuatu yang belum aku pahami.


amna




10 comments:

  1. mau pake ato ga no probelmo, be yourself aja Amna hehe...ato kali2 foto u DIY ato apalah di blog yg rambutnya dibuka biar ga disangkain hijaber blogger ehehehe...*pis n lop*

    ReplyDelete
  2. Terus perdalam saja ilmunya 😊
    Smoga tetap istikomah ya Ukhti...

    ReplyDelete
  3. dunia ini tempat melawan nafsu.... di akhirat tempat bernafsu suka" bahagia jalan" ke mana aja...... sabar yah kemuliaan wanita be hijabnya.... karena wanita perhiasan dunia....

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah benarkan wanita perhiasan dunia, lalu pria apa? pemakai perhiasankah? :D

      Delete
  4. Coba diistiqomahkan dulu aja Mbak... Siapa tau dapat hidayah :)

    ReplyDelete
  5. Sama kaya yg aku rasain.
    Aku pakai hijab jg bisa dibilang krn dari TK dimasukin ke sekolah swasta, tp kalau keluar disekitar lingkungan rumah jg masih sering ga pakai hijab.

    ReplyDelete

Sharing is caring <3

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...