Wednesday, 30 November 2011

Apa yang anda lakukan kalo Lukisan Anda di Rusak?

Suatu hari ada seorang pelukis terkenal sedang menyelesaikan lukisannya. Lukisan ini adalah lukisan yang sangat bagus dan akan diperlihatkan pada suatu pameran besar.

Sang pelukis sangat senang ketika menyelesaikan lukisannya. Sambil memandangi lukisannya yang berukuran 2x8m itu, tanpa disadari si pelukis telah berjalan mundur.
Dan ketika berjalan mundur pelukis tersebut tidak melihat ke belakang. Dia terus berjalan mundur hingga di belakangnya adalah ujung dari gedung tersebut yang tinggi sekali dan tinggal satu langkah lagi dia akan mengakhiri hidupnya.

Salah seorang melihat pelukis tersebut dan hendak berteriak untuk memperingatkan pelukis tersebut. Tetapi tidak jadi, karena dia berpikir mungkin ketika mendengar teriakannya, pelukis itu akan kaget dan malah jatuh ke belakang.

Kemudian orang tersebut mengambil kuas dan cat yang ada di depan lukisan tersebut, lalu mencoret-coret lukisan si pelukis tersebut sampai rusak. Pelukis tersebut sangatlah marah dan maju hendak memukul orang tersebut. Tetapi beberapa orang yang ada di situ menghadang dan memperlihatkan posisi pelukis tadi yang nyaris jatuh.

 "Kadang-kadang kita telah melukiskan masa depan kita dengan sangat bagus dan memimpikan suatu hari yang indah bersama dengan pasangan yang kita idamkan. Tetapi lukisan itu kelihatannya dirusak oleh Allah, karena Allah melihat bahaya yang ada pada kita kalau kita melangkah.

Kadang-kadang kita marah dan jengkel terhadap Allah atau juga terhadap pemimpin kita. Tapi perlu kita ketahui Allah selalu menyediakan yang terbaik untuk kita, ummat-Nya"


 hemm... gmn ??
sudah siap melukis?

sumber :  http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4304269

10 resep maju yang patut kita contoh dari perilaku orang Jepang, dan 10 point yang sudah hilang dari bangsa ini;

Kita tidak perlu malu meniru bangsa lain, dari 10 point yang ada, kalau kita simak bersama sebenarnya sudah ada dalam diri bangsa kita hanya saat ini tanpa kita sadari sedang tenggelam oleh keangkuhan dan keserakahan (kebalikan dari 10 point tersebut).

Berikut 10 resep maju yang patut kita contoh dari perilaku orang Jepang, dan 10 point yang sudah hilang dari bangsa ini;

1. KERJA KERAS

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).
Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (tepatnya pagi ), membuat mahasiswa nggak enak pulang duluan. Fenomena Karoshi (mati karena kerja keras) mungkin hanya ada di Jepang. Sebagian besar literatur menyebutkan bahwa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepang bisa tercapai.

2. MALU

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas.
Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian ticket kereta, masuk ke stadion untuk nonton sepak bola, di halte bus, bahkan untuk memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. HIDUP HEMAT

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.
Contoh lain adalah para ibu rumah tangga yang rela naik sepeda menuju toko sayur agak jauh dari rumah, hanya karena lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepang yang tidak memiliki mobil, bukan karena tidak mampu, tapi karena lebih hemat menggunakan bus dan kereta untuk bepergian. Termasuk saya dulu sempat berpikir kenapa pemanas ruangan menggunakan minyak tanah yang merepotkan masih digandrungi, padahal sudah cukup dengan AC yang ada mode dingin dan panas. Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada listrik. Professor Jepang juga terbiasa naik sepeda tua ke kampus, bareng dengan mahasiswa-mahasiswa nya.

4. LOYALITAS

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan. Kota Hofu mungkin sebuah contoh nyata. Hofu dulunya adalah kota industri yang sangat tertinggal dengan penduduk yang terlalu padat. Loyalitas penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar kota) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi kota makmur dan modern. Bahkan saat ini kota industri terbaik dengan produksi kendaraan mencapai 160.000 per tahun.

5. INOVASI

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah. Mobil yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dikendarai, mudah dirawat dan lebih hemat bahan bakar.
Perusahaan Matsushita Electric yang dulu terkenal dengan sebutan “maneshita” (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan ide dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari cheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) bermerk Matsushita yang terkenal itu.

6. PANTANG MENYERAH

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita
Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini.

7. BUDAYA BACA

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan. Saya biasa membeli buku literatur terjemahan bahasa Jepang karena harganya lebih murah daripada buku asli (bahasa inggris).

8. KERJASAMA KELOMPOK

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”. Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.
9. MANDIRI

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. JAGA TRADISI

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena ”hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang. Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.
Mungkin seperti itu 10 resep sukses yang bisa dirangkum. Bangsa Indonesia punya hampir semua resep orang Jepang diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan baik. Di Jepang mahasiswa Indonesia termasuk yang unggul dan bahkan mengalahkan mahasiswa Jepang. Orang Indonesia juga memenangkan berbagai award berlevel internasional. Kita yakin ada faktor “non-teknis” yang membuat Indonesia agak terpuruk dalam teknologi dan ekonomi. Mari kita bersama mencari solusi untuk berbagai permasalahan republik ini. Dan terakhir kita harus tetap mau belajar dan menerima kebaikan dari siapapun juga.

Pembuatan Isobutyl Aldehid

PEMBUATAN ISOBUTYL ALDEHID


  1. TUJUAN PERCOBAAN
Mahasiswa dapat mengetahui proses pembuatan aldehid dengan cara oksidasi alkohol primer.

  1. ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN
·         ALAT
1)      Gelas Kimia 250 ml                                                 1 buah
2)      Thermometer                                                           2 buah
3)      Erlenmeyer 250 ml                                                   1 buah
4)      Gelas ukur 100 ml                                                    1 buah
5)      Labu leher dua 250 ml                                             1 buah
6)      Botol aquadest                                                        1 buah
7)      Piknometer                                                              1 buah
8)      Reflaktometer                                                          1 buah
9)      Kaca arloji, Spatula, Pengaduk                                1, 1, 1 buah
10)   Peralatan distilasi                                                     1 set

·         BAHAN
1)      Isobutyl alkohol                                                       20 ml       
2)      Asam sulfat pekat                                                    25 ml
3)      Kalium dikromat                                                      15 gr
4)      Air aquadest                                                            secukupnya          







3.      DASAR TEORI

ASAM SULFAT
Nama sistematisnya adalah asam sulfat, nama lainnya berupa minyak vitriol. Asam sulfat (H2SO4) merupakan asam mineral (organik) yang kuat. Zat ini larut dalam air pada semua perbandingan. Asam sulfat mempunyai banyak kegunaan dan merupakan salah satu produk utama industri kimia. Kegunaan utamanya termasuk proses bijih mineral, sintesis kimia, pemprosesan air limbah dan pengilangan minyak.
·    Sifat dari asam sulfat
Sifat
Keterangan
Massa molar                                                                            
98,08 gr/mol
Penampilan
Cairan bening, tak berwarna, tak berbau
Densitas
1,84 gr/cm3, cair
Titik leleh
10o C, 283 K, 50o F
Titik didih
337o C, 610 k, 639o F
Kelarutan
 Tercampur penuh dalam air
Keasaman
-3
Viskositas
26,7 cp (20o C)
Bahaya
Korosif sifatnya

      Walaupun asam sulfat yang mendekati 100 % dapat dibuat, ia akan melepaskan SO3 pada titik didihnya dan menghasilkan asam 98,3 %. Asam sulfat 98% lebih stabil untuk di simpan dan merupakan bentuk asam sulfat yang paling umum. Terdapat berbagai jenis konsentrasi asam sulfat yang digunakan untuk berbagai keperluan.
·         10 %, asam sulfat encer untuk kegunaan laboratorium.
·         33,53 %, asam baterai
·         62,18 %, asam bilik atau asam pupuk
·         73,61 %, asam menara atau asam glover
·         97 %, asam pekat
      Apabila SO3 dalam konsentrasi tinggi ditambahkan kedalam H2SO4, H2S2O7 akan terbentuk. Senyawa ini disebut sebagai asam pirosulfat, asam berasap ataupun oleum. Konsentrasi oleum diekspresikan sebagai % SO3 (disebut % oleum) atau % H2SO4 adalah  40% oleum (109% H2SO4) dan 65 % oleum ( 114,6 % H2SO4). H2SO4 murni terdapat dalam bentuk padat dengan titik leleh 36o C.
      Asam sulfat murni berupa cairan bening seperti minyak dinamakan ” minyak vitriol”.

ISOBUTIL ALDEHYD
Nama IUPACnya adalah 2 – metil propanol 2 – metil propanol.
·         Sifat dari isobutyl aldehyde (C4H8O)
Sifat
Keterangan
Massa molar
72,11 gr/mol
Penampilan
Cairan berwarna
Density
0,79 gr/cm3
Titik lebur
- 65o C
Titik didih
63o C
Kelarutan dalam air
Moderat
Kelarutan dalam pelarut lain
Bercampur dalam pelarut organik
Indeks bias
1,374
Frase – R
11
Frase – S
16
Flash point
-2o F

OKSIDASI PARSIAL MENJADI ALDEHID
         Oksidasi alkohol akan menghasilkan aldehyd jika digerakan alkohol yang berlebihan dan aldehyd bisa dipisahkanmelalui distilasi sesaat setelah terbentuk.
         Alkohol yang berlebih berarti bahwa tidak ada agen pengoksidasi yang cukup untuk melakukan tahap oksidasi kedua. Pemisahan aldehyd sesegera mungkin setelah terbentuk berarti bahwa tidak tinggal menunggu untuk dioksidasi kembali.
         Jika digunakan etana sebagai sebuah alkohol primer sederhana, maka dihasilkan aldehyd dan etana, CH3CHO.
·  Sifat – sifat Aldehyd
1)      Aldehyd mempunyai titik didih yang lebih tinggi dari pada alkana yang sederajat, tetapi lebih rendah dari pada alkohol yang sesuai, hal ini karena aldehyd tidak memiliki ikatan hidrogen.
2)      Pada suhu kamar berupa gas (seperti metanal) dan pada suku yang lebih tinggi berwujud cair dan padat.
3)      Semakin panjang rantai atom karbon, maka semakin sedap baunya (seperti metanal)
4)      Sangat mudah larut dalam air (seperti metanal atau formaldehid, asetaldehid atau etanal).
         Hal ini karena senyawa dengan dengan gugus fungsi aldehyd bersifat polar terutama bagi senyawa dengan jumlah atom C sedikit.

·   Kegunaan Aldehid
1)      Seperti pada larutan formaldehid dalam air dengan kadar 37% disebut formalin. Zat ini banyak digunakan untuk mengawetkan spesimen biologi dalam laboratorium karena dapat membunuh germs (disenfektan)
2)      Digunakan untuk membuat plastik termoset, damar buatan, serta insektisida dan germisida
3)      Seperti pada etanol atau asetaldehyda dipakai untuk karet atau damar buatan, zat warna, dan bahan organik yang penting, misalnya : asam asetat, aseton, etil asetat, dan 1- butanol.









4.      DATA PENGAMATAN

Perlakuan percobaan
Keterangan
1)   Air + H2SO4, dan didinginkan dengan es
Pada saat air ditambah H2SO4, air yang tadinya tak berwarna, setelah ditambah H2SO4 berubah menjadi merah bata dan mengeluarkan panas.
2)   Air + H2SO4 + K2Cr2O7
Pada saat air + H2SO4 yang mulanya berwarna merah bata berubah menjadi keorangean, serta tidak mengeluarkan panas lagi.
3)   Ditambah C4H9OH
Pada saat ditambahkan larutan C4H9OH larutan yang tadinya berwarna orange langsung berubah menjadi hijau kehitaman.
4)   Melakukan distilasi
Pada saat melakukan distilasi sampai pada suhu 100o C. Distilat pertama jatuh pada suhu 87o C (pada temperaturuap) dan 91o C (pada  temperatur liquid). Distilasi berwarna kuning keruh, sedangkan residu berwarna hitam kehijauan.
·   Volume yang didapat (isobutilaldehyd) = 19ml.
·   Indeks bias = 1,3625
·   Density isobutilaldehyd teori = 0,8252 gr/ml
·   Berat isobutyl alkohol (butanol) = 16,2 gr, volume = 20 ml
·   Berat K2Cr2O7 = 15 gr, H2O = 75 ml
·   Volume H2SO4 = 25 ml
·   Berat isobutyl aldehyda = 15,178 gr
·   Warna campuran = hijau kehitaman
·   Bau gas = berbau seperti alkohol.

Waktu (menit)

Temperatur
Air (oC)
Cairan (oC)
Uap (oC)
30menit
98
96
80
60 menit
95
91
78
90menit
99
96
79

5.      PERHITUNGAN

·    K2Cr2O7 =
·    C4H9OH 20 ml = M =
                                      = 0,81 gr/ml x 20 ml
                                      = 16,2 gr
                               Mol =
·   H2SO4      25 ml = M =
                                      = 1,84 gr/ml x 15ml
                                      = 27,6gr
                               Mol =
·    H2O 85ml        = M =
                                      = 0,998204 gr/ml x 85 ml
                                      = 84,84gr
                              Mol =



Reaksi
H2SO4+K2Cr2O7            H2CrO4+K2SO4+O2
H2Cr2O4+K2SO4+O2 +  C4H9OH             C3H7CHO+  K2Cr2O7+2H2O+SO2
H2SO4+C4H9OH                C3H7CHO+ 2H2O+SO2

5.1. secara Teori

·    Reaksi
       H2SO4    +    C4H9OH                 C3H7CHO    +    2H2O      +      SO2
M :  0,281          0,218                              -                     -                      -   
B :  0,218            0,218                           0,218              0,436              0,218
S :  0,063               -                               0,218              0,436              0,218
BM : 98,08           74,12                           72,04                18                 64,02
Gr : 6,179               -                               15,704            7,848              13,967


·    Neraca massa
Komponen
Input (gr)
Output (gr)
H2SO4
27,6
6,179
C4H9OH
16,2
-
C3H7CHO
-
15,704
H2O
-
7,848
SO2
-
13,956
total
43,8
43,69






·   % yield  =
 
               =


5.2. Secara Praktek

·   C3H7CHO 22 ml        = M =
                                      = 0,79 gr/ml x 19 ml
                                      = 15,01 gr
                               Mol =

·   Reaksi
       H2SO4    +    C4H9OH                 C3H7CHO    +    2H2O      +      SO2
M :  0,281            0,218                              -                     -                      -  
B :  0,208             0,208                        0,208            0,410               0,208
S :  0,073                0,01                        0,208            0,410               0,208
BM : 98,08           74,12                        72,04                18                64,02
Gr : 7,159             0,7404                      15,01            7,488              13,326

·    Neraca massa
Komponen
Input (gr)
Output (gr)
H2SO4
27,6
7,159
C4H9OH
16,2
0,7404
C3H7CHO
-
15,01
H2O
-
7,488
SO2
-
13,326
total
43,8
43,72
·   % yield  =
                 =


·   % konversi  =
                       =
·   % kesalahan   =
                
6.      ANALISIS PERCOBAAN
Dari percobaan yang telah dilakukan dapat dianalisis bahwa percobaan pembuatan isobutyl aldehyd dilakukan dengan cara oksidasi alkohol primer dengan bahan berupa C4H9OH (isobutyl alcohol) sebagai alkohol primer, H2SO4 pekat sebagai katalis dan K2Cr2O7 sebagai pengoksidator.oksidai alcohol akan menghasilkan aldehid jika digunakan alcohol berlebih, dan aldehid bis dipisahkan melalui distilasi setelah terbentuk.
Dan pada saat pencampuran antara air dengan H2SO4. H2SO4 pekat harus diberika sedikit demi sedikit dan didinginkan dengan es, hal ini dilakukan agar proses antara air dengan H2SO4 yang termasuk eksoterm tidak menjadi berbahaya.
Pada saat distilasi suhu harus dijaga 100o C. Temperatur uap dan liquid pertama pada saat isobutil aldehyd menetes sebesar 87 dan 91o c. Isobutil aldehida yang didapat tidak terlalu banyak yaitusebesar 22 ml, ini berarti isobutil aldehyda yang dilakukan dengan distilasi berupa isobutil aldehid murni tanpa bercampur dengan air, serta mengeluarkan bau seperti alkohol berwarna kuning pucat seperti minyak kelapa.
Karena hasil yang didapat berupa isobutyl aldehid murni, maka % kesalahan yang didapat tidak terlalu besar yaitu 3,34%.
Analisa selanjutnya pun dilakukan dengan menentukan density, serta indeks bias isobutil aldehyd. Density isobutil aldehyd yang didapat antara praktek dan teori tidak jauh berbeda.



7.      KESIMPULAN
Dari data yang telah didapatkan, maka dapat disimpulkan bahwa percobaan ini dilakukan dengan cara oksidasi alkohol primer, dengan reaksi sebagai berikut :
H2SO4+K2Cr2O7            H2CrO4+K2SO4+O2
H2Cr2O4+K2SO4+O2 +  C4H9OH             C3H7CHO+  K2Cr2O7+2H2O+SO2
H2SO4+C4H9OH                C3H7CHO+ 2H2O+SO2
Oksigen (O2) didapat pada saat mereaksikan antara H2SO4 dengan K2Cr2O7 karena disini K2Cr2O7 berperan sebagai pengoksidator. Tidak hanya itu dari percobaan didapat :
·    % yield praktek = 92,65 %
·    % yield teori = 96,93%
·    % konversi = 95,41 %
·    % kesalahan  = 4,41 %
·    Volume C3H7CHO = 19ml
·    Indeks bias = 1,372
·    Density praktek = 0,847 gr/ml
·    Density teori = 0,79 gr/ml
Dalam hal ini aldehida banyak dimanfaatkan dalam :
·    Untuk pengawetan, terutama dari larutan formaldehida
·    Untuk membuat plastik, termoset, damar buatan, serta insektisida, dan germisida.
·    Untuk zat warna, bahan organik yang penting.

8.      PERTANYAAN
1)      Tuliskan teori pustaka yang terkait dengan pembuatan isobutil aldehyd !
   Jawab : Terlampir

2)      Buatlah hasil pengamatan setiap tahapan percobaan !
   Jawab : Terlampir

3)      Tuliskan mekanisme reaksi dari percobaan ini !
   Jawab :
H2SO4+K2Cr2O7            H2CrO4+K2SO4+O2
H2Cr2O4+K2SO4+O2 +  C4H9OH             C3H7CHO+  K2Cr2O7+2H2O+SO2
H2SO4+C4H9OH                C3H7CHO+ 2H2O+SO2

4)      Tuliskan sifat – sifat aldehida !
   Jawab :
1.      Aldehyd mempunyai titik didih yang lebih tinggi dari pada alkana yang sederajat, tetapi lebih rendah dari pada alkohol yang sesuai, hal ini karena aldehyd tidak memiliki ikatan hidrogen.
2.      Pada suhu kamar berupa gas (seperti metanal) dan pada suku yang lebih tinggi berwujud cair dan padat.
3.      Semakin panjang rantai atom karbon, maka semakin sedap baunya (seperti metanal)
4.      Sangat mudah larut dalam air (seperti metanal atau formaldehid, asetaldehid atau etanal).
5)      Selain K2Cr2O7, sebagai pengoksidator apa ada lagi yang dapat digunakan ?
   Jawab : KMnO4, HNO3 pekat dan panas, asam kromat, serta kalium trioksida.


9.      DAFTAR PUSTAKA
. . . . . Jobsheet.2010.Satuan Proses II. ” Pembuatan Isobutil Aldehid ”. PolSri :











Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...